Amanat Pembina Upacara Ke-17 Tema Tentang Waktu adalah Emas


Pembina Upacara

Amanat pembina upacara – Pembina upacara adalah salah satu pejabat tertinggi dalam sebuah upacara yang mendapatkan penghormatan tertinggi dari seluruh peserta yang mengikuti upacara tersebut.
Apasih tugas seorang pembina upacara?
Iya, aku tahu pasti sebenarnya Anda sudah tahu, cuman sulit dalam mengungkapkan dalam sebuah kata-kata, hehe kaya apa aja Iya, Tugas pokok dari pembina upacara yaitu mengesahkan pelaksanaan upacara ,menyampaikan amanat pembina upacara serta bertanggung jawab terakhir dalam pelaksanaan upacara.

Pengertian Amanat Pembina Upacara

Pertama, amanat yaitu pesan atau perintah secara umum berarti sesuatu kegiatan yang mendorong penyair untuk berbicara di depan khalayak umum, dan disampaikan kepada banyak orang.
Karena kita sudah tahu pengertian amanat dan pembina upacara, Jadi intinya amanat pembina upacara adalah suatu pesan atau perintah yang disampaikan oleh pejabat tertinggi kepada seluruh peserta upacara untuk mengajak, memberi nasehat-nasehat demi kemaslahatan bersama.

Tujuan Amanat Pembina Upacara

Berikut adalah tujuan-tujuan dari amanat pembina upacara yang harus Anda ketahui.
  1. Menyampaikan pesan atau informasi yang bermanfaat.
  2. Mengajak dan mendorong pendengar untuk berbuat hal positif dan berguna.
  3. Menambah wawasan dan pengetahuan.
Yang mana, semua itu ditujukan kepada seluruh peserta upacara.

Metode Amanat Pembina Upacara

Sebelum menyampaikan amanat kepada khalayak umum sudah seharusnya Anda mengetahui metode amanat upacara atau pidato yang dibagi menjadi 3, apa saja itu? yuk simak berikut ini.
  1. Metode menghafal, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan cara menyiapkan strategi dan menghafal teks terlebih dahulu sebelum tampil di khalayak umum.
  2. Metode serta merta, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan mengandalkan pengalaman dan wawasan pribadi, tanpa adanya persiapan. Metode serta merta sering digunakan dalam keadaan mendesak dan tak terduga. Meskipun bukan  berarti tanpa persiapan ya, untuk bisa berhasil di metode ini kita harus sering banyak belajar dan memperkaya pengetahuan.
  3. Metode naskah, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan cara memakai naskah atau teks yang sudah disiapkan lebih dulu. Namun, metode naskah ini umumnya hanya digunakan pada saat pidato-pidato resmi saja. Hal ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.

Silahkan Simak Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Senin  Di bawah ini:


Pembukaan
Puji dan Syukur kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa, Karena atas berkat dan rahmatNyalah, sehingga pada pagi hari ini, kita dapat melaksanakan upacara bendera.
Salam :
Yang kami hormati :        -  Bapak Kepala Sekolah beserta wakil nya
-          Bapak dan Ibu Guru
-          Bapak dan Ibu Staff Tata usaha
Yang kami sayangi : Anak – anak kami peserta diklat seluruhnya
Selamat Pagi
Penghantar
Pada pagi ini saya ingin menyampaikan amanat saya dengan judul  “Time is Gold”. Yang artinya “ Waktu adalah Emas”
Gambaran Umum
Pada umumnya istilah yang sering kita dengar adalah “ Time is Money” yang artinya “Waktu adalah Uang”. Istilah ini tentu berlaku bagi orang – orang yang berkecimpung di dunia bisnis, karena bisnis senantiasa menghitung keuntungan kerugian dalam hitungan detik, sehingga setiap detik dapat bermakna Rupiah (uang).
Thema
“Time is Gold” = “Waktu adalah emas”
“Time” (Waktu) : Setiap insan manusia yang masih bernafas sudah pasti memilik waktu (kecuali kalau sudah mati tentu tidak punya waktu lagi), sehingga waktu yang dimilikinya adalah anugrah yang diberikan oleh  Tuhan yang maha kuasa dan menjadi satu kesempatan untuk memanfaatkannya.
“Gold” (Emas) : Emas adalah sesuatu yang sangat berharga, bernilai tinggi, lebih tinggi nilainya dari pada uang, sehingga setiap orang akan berupaya dan berusaha untuk memilikinya, dengan memiliki emas maka biasanya kehidupan orang tersebut akan tertolong dari kesulitan – kesulitan dalam menjalani kehidupan di dunia ini.
Waktu setara dengan emas jika waktu dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar.

Perumusan
Dalam kesempatan ini saya ingin menghubungkan waktu yang dimiliki oleh anak – anak kami peserta didik dalam usia belajar.
Usia belajar saat ini adalah satu kesempatan (waktu) yang sangat berharga dan bernilai tinggi jika dimanfaatkan dengan baik, kesempatan untuk menimba ilmu dan pengetahuan serta keterampilan sebagai bekal/ modal dalam menjalani kehidupan yang akan datang. 
Anak – anak kami peserta didik sekalian, satu kesempatan yang sangat berharga ketika dapat diterima di sekolah ini dan dapat belajar disekolah ini, karena yang ingin belajar di sekolah ini harus berkompetisi dengan memiliki Nilai yang tinggi, masih banyak yang ingin sekolah disini namun tidak dapat masuk karena nilai kurang (kalah dalam seleksi penerimaan siswa baru).
Jika kalian memanfaatkan waktu ini dengan baik untuk menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan dengan sungguh – sungguh dan tidak menyianyiakannya, dapat berprestasi maka sebenarnya kalian sudah mulai menunjukkan tanda – tanda bahwa emas yang dicari – cari sudah kalian temukan dan kalian miliki. Kami sangat bangga dan memberian appresiasi kepada anak – anak kami peserta didik yang sudah memanfaatkan waktu belajar ini dengan baik. (ada beberapa dari kalian yang berprestasi dalam bidang akademik, olah raga dan kegiatan ekstra kurikulir), Namun disisi lain masih banyak anak – anak kami yang tidak memanfaatkan waktu belajarnya dengan baik (ada yang berada di playstation, arena bilyard, nongkrong di Pasar, di tempat – tempat lain) pada waktu seharusnya dia belajar (anak – anak yang bolos sekolah), dengan tindakan yang kurang bijaksanan memanfaatkan waktu ini, waktunya terbuang dengan sia – sia, kesempatan untuk belajar disia – siakan, implikasinya mendapat nilai yang buruk, dapat mengakibatkan putus sekolah, diberhentikan dari sekolah, (Waktu yang dimilikinya tidak dimanfaatkan dengan baik, emas yang dimilikinya tidak dapat menolongnya dalam kehidupan nya), Sehingga akan timbul penyesalan (nasi sudah menjadi bubur/ menyesal kemudian tiada berguna).

Himbauan
Kepada anak – anak kami peserta diklat yang masih suka bolos yang tidak memanfaatkan waktu nya dengan berharga, kami sampaikan agar dengan segera menyadari kesalahan – kesalahan yang selama ini sudah dilakukan, Bangkit  dan bertekatlah untuk berubah dan berbuat  memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin, bangkit dan bersemangatlah,  Belajar dengan sungguh – sungguh, kembangkan talenta yang dimiliki, ukir prestasi, Sehingga dengan kerja keras dan belajar keras kalian dapat memiliki sesuatu yang sangat berharga seperti emas, yaitu ilmu dan keterampilan.
Penutup
Demikian amanat saya pada pagi hari ini, semoga dapat bermanfaat bagi anak – anak kami peserta diklat seluruhnya. Sekian dan Terimakasih.



Kumpulan Contoh Teks Amanat Pembina Upacara

Berikut adalah kumpulan berbagai tema contoh teks amanat pembina upacara yang menarik untuk sd/smp/mts/sma maupun smk. Yuk, silahkan pilih tema pembina upacara yang sesuai dibawah ini:


 - Amanat Pembina Upacara Hari Senin Bertema Menumbuhkan Motivasi Belajar 
 - Amanat Pembina Menjelang Pelaksanaan Ulangan Semester 
 - Amanat Pembina Upacara Hari Senin Bertema Rajin membaca Al-Qur’an
 - Amanat Pembina Upacara Hari Senin Bertema Narkoba
 - Amanat Pembina Upacara Bendera Hari Senin Tema Tata tertib adalah aturan
 - Amanat Pembina Upacara Hari Senin Bertema Rajin Belajar
 - Amanat Pembina Upacara Bendera Hari Senin Tema Pentingnya Menjaga Kesehatan
 - Amanat Pembina Upacara Ke-1 Tema Pengendalian Diri
 - Amanat Pembina Upacara Ke-2 Tema Menjaga Kebersihan
 - Amanat Pembina Upacara Ke-3 Tema Tujuan Upacara Bendera
 - Amanat Pembina Upacara Ke-4 Tema Kegiatan belajar mengajar adalah termasuk dzikir
 - Amanat Pembina Upacara Ke-5 Tema Taat Kepada Pemimpin
 - Amanat Pembina Upacara Ke-6 Tema Tanggung Jawab Sebagai Prilaku Terpuji
 - Amanat Pembina Upacara Ke-7 Tema memelihara nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme
 - Amanat Pembina Upacara Ke-8 Tema Membangun Rasa Optimis
 - Amanat Pembina Upacara Ke-9 Tema Tentang Pendidikan




 - Amanat Pembina Upacara Ke-10 Tema Meraih Mimpi Masa Depan
 - Amanat Pembina Upacara Ke-11 Tema Tentang Menyikapi penyakit KUBER dan KUDIS 
 - Amanat Pembina Upacara Ke-12 Tema Ujian Nasional
 - Amanat Pembina Upacara Ke-13 Tema Tentang Hardiknas 
 - Amanat Pembina Upacara Ke-14 Tema Hari Sumpah Pemuda
 - Amanat Pembina Upacara Ke-15 Tema Tentang Contoh Pengendalian Diri
 - Amanat Pembina Upacara Ke-16 Tema Hari Pendidikan Nasional



Belum ada Komentar untuk "Amanat Pembina Upacara Ke-17 Tema Tentang Waktu adalah Emas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel