Amanat Pembina Upacara Ke-34 Tema Menumbuhkan Toleransi


Pembina Upacara

Amanat pembina upacara – Pembina upacara adalah salah satu pejabat tertinggi dalam sebuah upacara yang mendapatkan penghormatan tertinggi dari seluruh peserta yang mengikuti upacara tersebut.
Apasih tugas seorang pembina upacara?
Iya, aku tahu pasti sebenarnya Anda sudah tahu, cuman sulit dalam mengungkapkan dalam sebuah kata-kata, hehe kaya apa aja Iya, Tugas pokok dari pembina upacara yaitu mengesahkan pelaksanaan upacara ,menyampaikan amanat pembina upacara serta bertanggung jawab terakhir dalam pelaksanaan upacara.

Pengertian Amanat Pembina Upacara

Pertama, amanat yaitu pesan atau perintah secara umum berarti sesuatu kegiatan yang mendorong penyair untuk berbicara di depan khalayak umum, dan disampaikan kepada banyak orang.
Karena kita sudah tahu pengertian amanat dan pembina upacara, Jadi intinya amanat pembina upacara adalah suatu pesan atau perintah yang disampaikan oleh pejabat tertinggi kepada seluruh peserta upacara untuk mengajak, memberi nasehat-nasehat demi kemaslahatan bersama.

Tujuan Amanat Pembina Upacara

Berikut adalah tujuan-tujuan dari amanat pembina upacara yang harus Anda ketahui.
  1. Menyampaikan pesan atau informasi yang bermanfaat.
  2. Mengajak dan mendorong pendengar untuk berbuat hal positif dan berguna.
  3. Menambah wawasan dan pengetahuan.
Yang mana, semua itu ditujukan kepada seluruh peserta upacara.

Metode Amanat Pembina Upacara

Sebelum menyampaikan amanat kepada khalayak umum sudah seharusnya Anda mengetahui metode amanat upacara atau pidato yang dibagi menjadi 3, apa saja itu? yuk simak berikut ini.
  1. Metode menghafal, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan cara menyiapkan strategi dan menghafal teks terlebih dahulu sebelum tampil di khalayak umum.
  2. Metode serta merta, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan mengandalkan pengalaman dan wawasan pribadi, tanpa adanya persiapan. Metode serta merta sering digunakan dalam keadaan mendesak dan tak terduga. Meskipun bukan  berarti tanpa persiapan ya, untuk bisa berhasil di metode ini kita harus sering banyak belajar dan memperkaya pengetahuan.
  3. Metode naskah, yakni berpidato dan menyampaikan amanat dengan cara memakai naskah atau teks yang sudah disiapkan lebih dulu. Namun, metode naskah ini umumnya hanya digunakan pada saat pidato-pidato resmi saja. Hal ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.

Silahkan Simak Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Senin  Di bawah ini:


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah
Yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru
Yang saya sayangi para siswa-siswi.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan  menyampaikan amanat pembina upacara tentang menumbuhkan toleransi.

Toleransi adalah saling memaklumi perbedaan, saling menghormati dan saling menghargai. Manusia adalah pribadi yang unik. Masing-masing memiliki perbedaan. Minat yang berbeda, hobi yang berbeda, suku, agama, ras, golongan dan sebagainya. Perbedaan tersebut dapat menjadi potensi untuk perpecahan. Tapi dengan saling memaklumi perbedaan, saling menghormati dan saling menghargai, maka perbedaan tersebut dapat menjadi aset bangsa yang berharga.

Semen, pasir, air dan batu adalah material yang berbeda. Tapi material yang berbeda tersebut merupakan bahan-bahan untuk membangun sebuah bangunan. Tidak mungkin membangun sebuah bangunan hanya dengan semen saja. Atau dengan pasir saja. Atapun hanya dengan air dan batu saja. Tapi material yang berbeda tersebut saling melengkapi satu sama lain.

Toleransi merupakan perekat persatuan. Toleransi sangat dibutuhkan. Tapi toleransi juga ada batasnya. Kriminalitas dan pelanggaran hukum tidak perlu toleransi. Tindakan tegas perlu dilakukan terhadap pelaku kriminalitas dan pelanggaran hukum. Bila tidak diambil tindakan tegas, maka kriminalitas tersebut akan menjadikan Anda atau siapapun sebagai korban berikutnya.
Menjaga keamanan dan kenyamanan rumah ibadah penganut agama lain saat mereka melakukan ibadah adalah salah satu bentuk toleransi. Tapi bukan berarti harus ikut ibadahnya. Ikut ibadah agama lain bukan bentuk toleransi, tapi adalah mencampuradukkan agama. Karena toleransi itu ada batasnya.

Menjaga  toleransi berarti juga menjaga perdamaian. Menumbuhkan toleransi sejak dini sangat perlu dilakukan. Misalnya tidak menghina teman, apalagi memfitnahnya. Sebaliknya perbanyaklah memujinya apalagi jika teman tersebut melakukan tindakan yang baik. Suka menolong teman yang sedang kesusahan juga dapat menumbuhkan toleransi. Bersikap sabar juga baik untuk toleransi.

Demikianlah amanat pembina upacara pada hari ini.
Terimakasih atas perhatiannya.Terimakasih atas perhatiannya.Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Kumpulan Contoh Teks Amanat Pembina Upacara

Berikut adalah kumpulan berbagai tema contoh teks amanat pembina upacara yang menarik untuk sd/smp/mts/sma maupun smk. Yuk, silahkan pilih tema pembina upacara yang sesuai dibawah ini:

 - Amanat Pembina Upacara Ke-15 Tema Tentang Contoh Pengendalian Diri
 - Amanat Pembina Upacara Ke-16 Tema Hari Pendidikan Nasional
 - Amanat Pembina Upacara Ke-17 Tema Tentang Waktu adalah Emas
 - Amanat Pembina Upacara Ke-18 Tema Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah
 - Amanat Pembina Upacara Ke-19 Tema Tentang Waktu adalah Literasi
 - Amanat Pembina Upacara Ke-20 Tema Jangan Menghina
 - Amanat Pembina Upacara Ke-21 Tema Tentang Kesehatan Mulut
 - Amanat Pembina Upacara Ke-22 Tema Kesehatan Lingkungan Sekolah
 - Amanat Pembina Upacara Ke-23 Tema Tentang Kesehatan Lingkungan
 - Amanat Pembina Upacara Ke-24 Tema Kesehatan Gigi
 - Amanat Pembina Upacara Ke-25 Tema Tentang Kesehatan Remaja
 - Amanat Pembina Upacara Ke-26 Tema Kesehatan Mata
 - Amanat Pembina Upacara Ke-27 Tema Tentang Kesehatan
 - Amanat Pembina Upacara Ke-28 Tema Teknologi
 - Amanat Pembina Upacara Ke-29 Tema Tentang Balasan Perbuatan Buruk
 - Amanat Pembina Upacara Ke-30 Tema Hari Pos dan Telekomunikasi
 - Amanat Pembina Upacara Ke-31 Tema Peringatan Hari Bahari
 - Amanat Pembina Upacara Ke-32 Tema Hari Sumpah Pemuda
 - Amanat Pembina Upacara Ke-33 Tema Kisah Hijrah Nabi Muhammad saw dari Makkah Ke Madinah


Belum ada Komentar untuk "Amanat Pembina Upacara Ke-34 Tema Menumbuhkan Toleransi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel